Minggu, 29 Maret 2015

TULISAN 2

Nama  : Galang Ady Pratama
Kelas   : 3KB03
NPM   : 23112077


MENGENAL ARDUINO UNO LEBIH RINCI

Abstrak

Arduino Uno adalah board mikrokontroler berbasis ATmega328. Uno memiliki 14 pin digital input / output (dimana 6 dapat digunakan sebagai output PWM), 6 input analog, resonator keramik 16 MHz, koneksi USB, jack listrik, header ICSP, dan tombol reset. Uno dibangun berdasarkan apa yang diperlukan untuk mendukung mikrokontroler, sumber daya bisa menggunakan power USB (jika terhubung ke komputer dengan kabel USB) dan juga dengan adaptor atau baterai.
Arduino Uno berbeda dari semua papan sebelumnya dalam hal tidak menggunakan FTDI chip driver USB-to-serial. Sebaliknya, fitur Atmega16U2 (Atmega8U2 sampai versi R2) diprogram sebagai konverter USB-to-serial. Revisi 2 dari Uno memiliki resistor pulling 8U2 HWB yang terhubung ke tanah, sehingga lebih mudah untuk menggunakan mode DFU.


Papan Arduino Rev 3 memiliki fitur baru seperti berikut:
  • Pertama adalah pinout: ada penambahan pin SDA dan SCL yang dekat dengan pin AREF dan dua pin baru lainnya ditempatkan dekat dengan pin RESET, IOREF yang memungkinkan shield untuk beradaptasi dengan tegangan yang disediakan dari papan / board. Di masa depan, shield akan kompatibel dengan kedua papan yang menggunakan AVR, yang beroperasi dengan 5V dan dengan Arduino yang beroperasi 3.3V. Kedua adalah pin tidak terhubung, yang dicadangkan untuk tujuan masa depan.
  • Reset sirkuit yang sangat kuat
  • Atmega16U2 menggantikan Atmega8U2


"Uno" dalam bahasa Italia berarti satu, alasan diberi nama tersebut adalah untuk menandai peluncuran Arduino 1.0. Uno dan versi 1.0 akan menjadi versi referensi dari Arduino, dan akan terus berkembang.

Sumber Daya / Power

Arduino Uno dapat diaktifkan melalui koneksi USB atau dengan catu daya eksternal. Sumber daya dipilih secara otomatis. Untuk sumber daya Eksternal (non-USB) dapat berasal baik dari adaptor AC-DC atau baterai. Adaptor ini dapat dihubungkan dengan memasukkan 2.1mm jack DC ke colokan listrik board. Baterai dapat dimasukkan pada pin header Gnd dan Vin dari konektor DAYA.

Board dapat beroperasi pada pasokan eksternal dari 6 sampai 20 volt. Jika Anda menggunakan tegangan kurang dari 6 volt mungkin tidak akan stabil. Jika menggunakan lebih dari 12V, regulator tegangan bisa panas dan merusak papan. Rentang yang dianjurkan adalah 7 sampai 12 volt.

Pin listrik yang tersedia adalah sebagai berikut:
  • VIN. Input tegangan ke board Arduino ketika menggunakan sumber daya eksternal. Anda dapat menyediakan tegangan melalui pin ini, atau, jika Anda ingin memasok tegangan melalui colokan listrik, gunakan pin ini.
  • 5V. Pin ini merupakan output 5V yang telah diatur oleh regulator papan Arduino. Board dapat diaktifkan dengan daya, baik dari colokan listrik DC (7 - 12V), konektor USB (5V), atau pin VIN board (7-12V). Jika Anda memasukan tegangan melalui pin 5V atau 3.3V secara langsung (tanpa melewati regulator) dapat merusak papan Arduino. Penulis tidak menyarankan itu.
  • Tegangan pada pin 3V3. 3.3Volt dihasilkan oleh regulator on-board. Menyediakan arus maksimum 50 mA.
  • GND. Pin Ground.
  • IOREF. Pin ini di papan Arduino memberikan tegangan referensi ketika mikrokontroler beroperasi. Sebuah shield yang dikonfigurasi dengan benar dapat membaca pin tegangan IOREF sehingga dapat memilih sumber daya yang tepat agar dapat bekerja dengan 5V atau 3.3V.

Memori

ATmega328 memiliki 32 KB (dengan 0,5 KB digunakan untuk bootloader). ATmega328 juga memiliki 2 KB dari SRAM dan 1 KB EEPROM (yang dapat dibaca dan ditulis dengan perpustakaan / library EEPROM).

Input dan Output

Masing-masing dari 14 pin digital Uno dapat digunakan sebagai input atau output, menggunakan fungsi pinMode(), digitalWrite(), dan digitalRead(). Mereka beroperasi pada tegangan 5 volt. Setiap pin dapat memberikan atau menerima maksimum 40 mA dan memiliki resistor pull-up internal (terputus secara default) dari 20-50 kOhms. Selain itu, beberapa pin memiliki fungsi spesial:

  • Serial: pin 0 (RX) dan 1 (TX) Digunakan untuk menerima (RX) dan mengirimkan (TX) data serial TTL. Pin ini terhubung dengan pin ATmega8U2 USB-to-Serial TTL.
  • Eksternal Interupsi: Pin 2 dan 3 dapat dikonfigurasi untuk memicu interrupt pada nilai yang rendah (low value), rising atau falling edge, atau perubahan nilai. Lihat fungsi attachInterrupt() untuk rinciannya.
  • PWM: Pin 3, 5, 6, 9, 10, dan 11 Menyediakan 8-bit PWM dengan fungsi analogWrite()
  • SPI: pin 10 (SS), 11 (MOSI), 12 (MISO), 13 (SCK) mendukung komunikasi SPI dengan menggunakan perpustakaan SPI
  • LED: pin 13. Built-in LED terhubung ke pin digital 13. LED akan menyala ketika diberi nilai HIGH

Arduino Uno memiliki 6 input analog, berlabel A0 sampai A5, yang masing-masing menyediakan resolusi 10 bit (yaitu 1024 nilai yang berbeda). Secara default mereka mengukur dari ground sampai 5 volt, perubahan tegangan maksimal menggunakan pin AREF dan fungsi analogReference(). Selain itu, beberapa pin tersebut memiliki spesialisasi fungsi, yaitu TWI: pin A4 atau SDA dan A5 atau SCL mendukung komunikasi TWI menggunakan perpustakaan Wire.

Ada beberapa pin lainnya yang tertulis di board:

  • AREF. Tegangan referensi untuk input analog. Dapat digunakan dengan fungsi analogReference().
  • Reset. Gunakan LOW untuk me-reset mikrokontroler. Biasanya digunakan untuk menambahkan tombol reset.
Komunikasi

Arduino Uno memiliki sejumlah fasilitas untuk berkomunikasi dengan komputer, Arduino lain, atau mikrokontroler lainnya. ATmega328 menyediakan UART TTL (5V) komunikasi serial, yang tersedia pada pin digital 0 (RX) dan 1 (TX). Pada ATmega16U2 saluran komunikasi serial melalui USB dan muncul sebagai com port virtual untuk perangkat lunak pada komputer. Firmware 16U2 menggunakan standar driver USB COM, dan tidak ada driver eksternal diperlukan. Namun, pada Windows, diperlukan file .inf. Perangkat lunak Arduino termasuk monitor serial yang memungkinkan data tekstual sederhana akan dikirim ke dan dari papan Arduino. RX dan TX LED di papan akan berkedip ketika data sedang dikirim melalui chip USB-to-serial dan koneksi USB komputer (tetapi tidak untuk komunikasi serial pada pin 0 dan 1).

The ATmega328 juga mendukung I2C (TWI) dan komunikasi SPI. Perangkat lunak Arduino termasuk perpustakaan Wire berfungsi menyederhanakan penggunaan bus I2C. Untuk komunikasi SPI, menggunakan perpustakaan SPI.

Pemrograman

Arduino Uno dapat diprogram dengan software Arduino baca: Download Software Arduino untuk Berbagai OS. Pilih "Arduino Uno dari menu Tools > Board (sesuai dengan mikrokontroler pada papan). Untuk rincian, silahkan baca: Mengenal Arduino dari Pemula Sampai Mahir.

Perlindungan Arus USB

Arduino Uno memiliki polyfuse reset yang melindungi port USB komputer Anda dari arus pendek atau berlebih. Meskipun kebanyakan komputer memberikan perlindungan internal sendiri, sekering menyediakan lapisan perlindungan tambahan. Jika lebih dari 500 mA, sekering otomatis bekerja.

Karakteristik Fisik

Panjang maksimum dan lebar PCB Uno masing-masing adalah 2,7 dan 2,1 inci, dengan konektor USB dan colokan listrik yang melampaui dimensi tersebut. Empat lubang sekrup memungkinkan board harus terpasang ke permukaan. Perhatikan bahwa jarak antara pin digital 7 dan 8 adalah 0,16", tidak seperti pin lainnya.



sumber :
http://aozon.blogspot.com/2014/03/mengenal-arduino-uno-lebih-rinci.html

TULISAN 1

Nama : Galang Ady Pratama
Kelas : 3KB03
NPM  : 23112077


Mikrokontroller AVR ATMega 8535

Suatu mikrokontroller digunakan untuk mengontrol suatu proses atau aspek-aspek dari lingkungan. Satu contoh aplikasi dari mikrokontroler adalah untuk mengatur rumah kita. Ketika suhu naik, kontroller membuka jendela dan sebaliknya. Pada masanya, kontroler dibangun dari komponen-komponen logika secara keseluruhan, sehingga menjadikanya besar dan berat. Setelah itu barulah dipergunakan mikroprosesor sehingga keseluruhan kontroler masuk kedalam PCB yang cukup kecil. Mikrokontroler AVR merupakan mikrokontroller berbasis arsitektur RISC (Reduced Instruction Set Computing) 8 bit. Mikrokontroller AVR didesain menggunakan arsitektur Harvard, dimana ruang dan jalur bus bagi memory program dipisahkan dengan memori data. Memori program diakses dengan single-pipelening, dimana ketika sebuah instruksi dijalankan, instruksi lain berikutnya akan di prefetch dari program memori.

AVR mempunyai kepanjangan Advance Versatilc RISC atau Alf andVegard’s RISC prosesor yang berasal dari dua nama mahasiswa yaitu Alf-Egil Bogel dan Vergerd Wollan. AVR memiliki keunggulan dibandingkan mikrokontroller lain, keunggulan mikrokontroller AVR yaitu AVR memiliki kecepatan eksekusi program yang lebih cepat karena sebagian instruksi dieksekusi dalam satu siklus clock, lebih cepat dibandingkan dengan mikrokontroller MSC51, Mikrokontroller AVR memiliki fasilitas yang lengkap (ADC internal, EEPROM internal, timer/counter, watchdog timer, PWM, port I/O, komunikasi serial, komparartor 12C, dan lain-lain. Sehingga dengan fasilitas yang lengkap ini, programmer dan designer dapat menggunakanya untuk  berbagai aplikasi sistem elektronika seperti robot, otomasi industri, peralatan telekomunikasi, dan  berbagai keperluan lain. Secara umum mikrokontroller ACR dapat dikelompokan menjadi 3 kelompok, yaitu keluarga AT90Sxx, ATMega, dan Atiny.


Tabel Jenis Mikrokontroller AVR



Fitur-fitur pada ATMega 8535

Fitur yang dimiliki ATMega 8535 sebagai berikut:

• Saluran IO sebangak 32 buah
•ADC 10 bit sebanyak 8 channel
•Tiga buah timer / counter
•Memiliki 32 register
•Watcthdog Timer dengan osicilator internal
•SRAM sebanyak 512 byte, EEPROM 512 byte, memori flash sebesar 8kb
•Sumber Interrupt internal dan external
•Mempunyai port SPI (Serial Peripheral Interface) dan port USART (Universal Shyncronous Ashyncronous Receiver Transmitter).




Konfigurasi pin ATMega 8535 dengan kemasan 40 pin DIP (Dual In-Line package) dapat dilihat pada gambar diatas. 

Dari gambar diatas dapat dijelaskan fungsi dari masing-masing pin ATMega 8535 sebagai berikut:
  1.  VCC merupakan pin yang berfungsi sebagai masukan catu daya. 
  2.  GND merupakan pin Ground 
  3.  Port A (PA0...PA7) merupakan pin I/O dan pin ADC 
  4.  Port B (PB0....PB7) merupakan pin I/O dan pin yang mempunyai fungsi khusus yaitu timer/counter, komparator Analog dan SPI. 
  5.  Port C (PC0....PC7) merupakan port I/O dan pin yang mempunyai fungsi khusus yaitu komparator analog dan timer Oscillator. 
  6.  Port D (PD0....PD7) merupakan port I/O dan pin fungsi khusus yaitu komparator analog dan interupt eksternal serta komunikasi serial. 
  7.  RESET merupakan pin yang digunakan untuk mereset mikrokontroller. 
  8.  XTAL 1 dan XTAL 2 merupakan pin masukan clock eksternal. 
  9.  AVCC merupakan pin masukan tegangan untuk ADC. 
  10.  AREF merupakan pin masukan tegangan referensi untuk ADC.


sumber :
http://www.academia.edu/9072638/Pengenalan_Mikrokontroller_AVR_ATMega_8535

PENALARAN , DEDUKSI , dan INDUKSI

Nama  : Galang Ady Pratama
Kelas   : 3KB03
NPM   : 23112077


A. Pengertian dan Jenis Penalaran

Penalaran (reasioning) adalah suatu proses berpikir dengan menghubung-hubungkan bukti, fakta atau petunjuk menuju suatu kesimpulan. Dengan kata lain, penalaran adalah proses berpikir yang sistematik dalan logis untuk memperoleh sebuah kesimpulan. Bahan pengambilan kesimpulan itu dapat berupa fakta, informasi, pengalaman, atau pendapat para ahli (otoritas).

Secara umum, ada dua jenis penalaran atau pengambilan kesimpulan, yakni penalaran induktif dan deduktif.

1. Penalaran Induktif dan Coraknya
Penalaran induktif adalah suatu proses berpikir yang bertolak dari sesuatu yang khusus menuju sesuatu yang umum.

Penalaran Induktif dapat dilakukan dengan tiga cara:

a. Generalisasi
Generalisasi adalah proses penalaran yang bertolak dari sejumlah gejala atau peristiwa yang serupa untuk menarik kesimpulan mengenai semua atau sebagian dari gejala atau peristiwa itu. Generalisasi diturunka dari gejala-gejala khusus yang diperoleh melalui pengalaman, observasi, wawancara, atau studi dokumentasi. Sumbernya dapat berupa dokumen, statistik, kesaksian, pendapat ahli, peristiwa-peristiwa politik, sosial ekonomi atau hukum. Dari berbagai gejala atau peristiwa khusus itu, orang membentuk opini, sikap, penilaian, keyakinan atau perasaan tertentu.
Beberapa contoh penalaran induktif dengan cara generalisasi adalah sebagai berikut:

1) Berdasarkan pengalaman, seorang ibu dapat membedakan atau menyimpulkan arti tangisan bayinya, sebagai ungkapan rasa lapar atau haus, sakit atau tidak nyaman.

2) Berdasarkan pengamatannya, seorang ilmuwan menemukan bahwa kambing, sapi, onta, kerbau, kucing, harimau, gajah, rusa, kera adalah binatang menyusui. Hewan-hewan itu menghasilkan turunannya melalui kelahiran. Dari temuannya itu, ia membuat generalisasi bahwa semua binatang menyusui mereproduksi turunannya melalui kelahiran.

b. Analogi
Analogi adalah suatu proses yag bertolak dari peristiwa atau gejala khusus yang satu sama lain memiliki kesamaan untuk menarik sebuah kesimpulan. Karena titik tolak penalaran ini adalah kesamaan karakteristik di antara dua hal, maka kesimpulannya akan menyiratkan ”Apa yang berlaku pada satu hal, akan pula berlaku untuk hal lainya”. Dengan demikian, dasar kesimpula yang digunakan merupakan ciri pokok atau esensial dari dua hal yang dianalogikan.

Beberapa contoh penalaran induktif dengan cara analogi adalah sebagai berikut:

1) Dalam riset medis, para peneliti mengamati berbagai efek dari bermacam bahan melalui eksperimen binatang seperti tikus dan kera, yang dalam beberapa hal memiliki kesamaan karakter anatomis dengan manusia. Dari kajian itu, akan ditarik kesimpulan bahwa efek bahan-bahan uji coba yang ditemukan pada binatang juga akan terjadi pada manusia.

2) Dr. Maria C. Diamond, seorang profesor anatomi dari University of California tertarik untuk meneliti pengaruh pil kontrasepsi terhadap pertumbuha cerebral cortex wanita, sebuah bagian otak yang mengatur kecerdasan. Dia menginjeksi sejumlah tikus betina dengan sebuah hormon yang isinya serupa dengan pil. Hasilnya tikus-tikus itu memperlihatkan pertumbuhan yang sangat rendah dibandingkan dengan tikus-tikus yang tidak diberi hormon itu. Berdasarkan studi itu, Dr. Diamond menyimpulkan bahwa pil kontrasepsi dapat menghambat perkembangan otak penggunanya.
Dalam contoh penelitian tersebut, Dr. Diamond menganalogikan anatomi tikus dengan manusia. Jadi apa yang terjadi pada tikus, akan terjadi pula pada manusia.

c. Hubungan Kausal (Sebab Akibat)
Penalaran induktif dengan melalui hubungan kausal (sebab akibat) merupakan penalaran yang bertolak dari hukum kausalitas bahwa semua peristiwa yang terjadi di dunia ini terjadi dalam rangkaian sebab akibat. Tak ada suatu gejala atau kejadian pun yang muncul tanpa penyebab.
Cara berpikir seperti itu sebenarnya lazim digunakan dalam kehidupan sehari-hari, seperti halnya dalam dunia ilmu pengetahuan.

Contoh:
1) Ketika seorang ibu melihat awan tebal menggantung, dia segera memunguti pakaian yang sedang dijemurnya. Tindakannya itu terdorong oleh pengalamannya bahwa mendung tebal (sebab) adalah pertanda akan turun hujan (akibat).
2) Seorang petani menanam berbagai jenis pohon dipekarangannya, tanaman tersebut dia sirami, dia rawat dan dia beri pupuk. Anehnya, tanaman itu bukannya semakin segar, melainkan layu bahkan mati. Tanaman yang mati dia cabuti. Ia melihat ternyata akar-akarnya rusak da dipenuhi rayap. Berdasarkan temuannya itu, petani tersebut menyimpulkan bahwa biang keladi rusaknya tanaman (akibat) adalah rayap (sebab).

2. Penalaran Deduktif dan Coraknya
Penalaran deduksi adalah suatu proses berpikir yang bertolak dari sesuatu yang umum (prinsip, hukum, teori atau keyakinan) menuju hal-hal khusus. Berdasarkan sesuatu yang umum itu, ditariklah kesimpulan tentang hal-hal khusus yang merupakan bagian dari kasus atau peristiwa khusus itu.

Contoh :

Semua makhluk hidup akan mati
Manusia adalah makhluk hidup
Karena itu, semua manusi akan mati.
Dari contoh tersebut dapat diketahui bahwa proses penalaran itu berlangsung dalam tiga tahap.
Pertama, generalisasi sebagai pangkal bertolak (pernyataan pertama merupakan generalisasi yang bersumber dari keyakina atau pengetahuan yang sudah diketahui dan diakui kebenarannya.
Kedua, penerapan atau perincian generalisasi melalui kasus atau kejadian tertentu.
Ketiga, kesimpulan deduktif yang berlaku bagi kasus atau peristiwa khusus itu.

Penalaran deduktif dapat dilakukan dengan dua cara:

a. Silogisme
Silogisme adalah suatu proses penalaran yang menghubungkan dua proposisi (pernyataan) yang berlainan untuk menurunkan sebuah kesimpulan yang merupakan proposisi yang ketiga. Proposisi merupakan pernyataan yang dapat dibuktikan kebenarannya atau dapat ditolak karena kesalahan yang terkandung didalamnya.
Dari pengertian di atas, silogisme terdiri atas tiga bagian yakni: premis mayor, premis minor, dan kesimpulan. Yang dimaksud dengan premis adalah proposisi yang menjadi dasar bagi argumentasi. Premis mayor mengandung term mayor dari silogisme, merupakan geeralisasi atau proposisis yang dianggap bear bagi semua unsur atau anggota kelas tertentu. Premis minor mengandung term minor atau tengah dari silogisme, berisi proposisi yang mengidentifikasi atau menuntuk sebuah kasus atau peristiwa khusus sebagai anggota dari kelas itu. Kesimpulan adalah proposisi yang menyatakan bahwa apa yang berlaku bagi seluruh kelas, akan berlaku pula bagi anggota-anggotanya.

Contoh:

Premis mayor : Semua cendekiawan adalah pemikir
Premis minor : Habibie adalah cendekiawan
Kesimpulan : Jadi, Habibie adalah pemikir.

b. Entinem
Entiem adalah suatu proses penalaran dengan menghilangkan bagian silogisme yang dianggap telah dipahami.

Contoh:

Berangkat dari bentuk silogisme secara lengkap:
Premis mayor : Semua renternir adalah penghisap darah dari orang yang
sedang kesusahan
Premis minor : Pak Sastro adalah renternir
Kesimpulan : Jadi, Pak Sastro adalah peghisap darah orang yag
kesusahan.
Kalau proses penalaran itu dirubah dalam bentuk entinem, maka bunyinya hanya menjadi ”Pak Sastro adalah renternir, yang menghisap darah orang yang sedang kesusahan.”B. Hubungan Menulis Karya Ilmiah dengan Penalaran
Karya tulis ilmiah adalah tulisan yang didasari oleh pengamatan, peninjauan atau penelitian dalam bidang tertentu, disusun menurut metode tertentu dengan sistematika penulisan yang bersantun bahasa dan isinya dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Atas dasar itu, sebuah karya tulis ilmiah harus memenuhi tiga syarat:
1. Isi kajiannya berada pada lingkup pengetahuan ilmiah
2. Langkah pengerjaannya dijiwai atau menggunakan metode ilmiah
3. Sosok tampilannya sesuai da telah memenuhi persyaratan sebagai suatu sosok tulisan keilmuan.
Dari pengertian tersebut dapat diketahui bahwa penalaran menjadi bagian penting dalam proses melahirkan sebuah karya ilmiah. Penalaran dimaksud adalah penalaran logis yang mengesampingkan unsur emosi, sentimen pribadi atau sentimen kelompok. Oleh karena itu, dalam menyusun karya ilmiah metode berpikir keilmuan yang menggabungkan cara berpikir/penalaran induktif dan deduktif, sama sekali tidak dapat ditinggalkan.
Metode berpikir keilmuan sendiri selalu ditandai dengan adanya:
1. Argumentasi teoritik yang benar, sahih dan relevan
2. Dukungan fakta empirik
3. Analisis kajia yang mempertautkan antara argumentasi teoritik dengan fakta empirik terhadap permasalahan yang dikaji.



sumber : 
https://hadi27.wordpress.com/penalaran-dalam-penulisan-karya-ilmiah/
http://www.academia.edu/8528755/Penalaran_dan_Definisi

Jumat, 26 Desember 2014

Tulisan 20 ( Intel vs AMD )

Intel vs AMD


Intel Vs AMD, Siapakah yang Memiliki Performa Lebih Baik?
Dari beberapa hasil pengujian yang sudah dilakukan, bisa ditarik kesimpulan bahwa processor dengan multi core-Dual core ataupun Quad core memiliki kemampuan kinerja yang lebih, jika dibandingkan dengan processor ber-core tunggal. Hal tersebut bisa dipahami, karena memang processor dual core atau quad core memiliki jumlah core yang lebih banyak, ditambah dengan L2 Cache yang lebih besar. contoh untuk Intel Core 2 Extreme (quad core) memiliki L2 cache 4 MB, Intel Core 2 Duo L2 cache-nya 1 MB, sedangkan Pentium 4 hanya memiliki L2 cache sebesar 512 KB.

Khusus untuk processor AMD yang diuji kali ini memang memiliki kinerja yang hampir seimbang, meskipun salah satu processor-nya sudah menggunakan dual core. Hal tersebut dikarenakan clock processor yang dimiliki keduanya memang sama, yaitu 2.0 GHz dan L2 cache yang sama, yaitu 1 MB. Meskipun processor yang memiliki core lebih dari satu memiliki kinerja yang lebih baik, namun yang perlu Anda ingat, seberapa perlu Anda memiliki processor dengan core dual atau quad. Mengingat harga yang harus Anda bayar akan jauh lebih tinggi, dibandingkan dengan processor yang hanya memiliki single core.
Untuk kali ini, perbandingan dimenangkan oleh processor dari jajaran Intel. Meskipun tidak secara telak, namun sebagian besar pengujian menunjukkan nilai yang lebih tinggi dibanding dengan processor AMD. Dalam hal ini, kami membandingkan antara processor Intel Core 2 Duo dan AMD Athlon 64 X2. Saran dari kami , ukur terlebih dahulu sampai seberapa penting Anda memerlukan sebuah processor multi core. Aplikasi apa saja yang nanti digunakan, dan untuk kegiatan apa Anda menggunakan CPU tersebut. Hal itu tentunya juga masih harus ditambah dengan seberapa besar budget Anda untuk menebus processor dengan core lebih dari satu. Jika Anda memang benar-benar memerlukannya, maka memang tidak ada salahnya Anda membeli processor dengan core lebih dari satu. Jika tidak, kami sarankan untuk tetap menggunakan processor dengan core tunggal saja, di mana selain harganya jauh lebih terjangkau, hampir seluruh aplikasi yang ada di pasaran memiliki kompatibilitas terhadap processor jenis ini. Perlu Anda ingat bahwa developer aplikasi masih jarang yang mengembangkan aplikasinya, khusus untuk platform multi core.

di ambil dari: 
http://www.pcmedia.co.id/

Processor AMD
Untuk unjuk kemampuannya AMD bagus dan bisa diadu.Akan tetapi untuk yang sedang belajar oprek komputer (Overclocker) diharap hati-hati. Why ? Coba anda bandingkan antara prosessor buatan Intel (P IV) dengan buatan AMD (Duron, Athlon, XP, dsb). perbedaannya jelas terlihat pada LUAS CORE/INTI prosessor. Luas core AMD sangat kecil Cuma beberapa milicentimeter.
Nah disinilah letak permasalahannya!dalam pembuatan/perakitan/ perbaikan komputer berbasiskan AMD, sering ditemui sebuah komputer dengan prossesor AMD yang “cuil” atau pecah dipinggirannya. Hal ini dikarenakan pada waktu PEMASANGAN HEATSINK ke prosessor kurang hati-hati atau terlaku keras/kasar, sehingga mengakibatkan hal seperti yang disebutkan diatas. Bisa juga karena cacat produksi ( hal ini kemungkinannya sangat kecil sekali ). Keadaan tersebut bukan tidak mungkin akan menyebabkan prosessor menjadi RUSAK.
Processor Yang Layak Untuk Dipertimbangkan
processor AMD Duron dengan kecepatan 750 Mhz harganya cukup menggiurkan untuk ukuran processor. Meski murah ternyata
mempunyai performa yang cukup baik dan awet serta dapat diandalkan.
Processor ini juga cukup dapat diandalkan untuk bermain video game yang tergolong standar dalam soal tampilan.

Kesimpulannya AMD baik digunakan untuk PC multimedia yang tergolong standar, seperti bermain game dan mendengarkan mp3.

AMD prosesor paling cepat
Kinerja AMD sama dengan Intel Pentium tetapi dengan harga lebih murah . AMD masih harus bekerja ekstra keras untuk merebut pasar Prosesor dari Pentium. Meski beberapa waktu lalu, dalam suatu uji kinerja, ternyata AMD, mampu mengungguli Pentium dalam beberapa aplikasi, tetapi gaungnya tidak sampai membuat Pentium jatuh.rata-rata warnet juga pakai prosesor ini.selain harganya murah kecepatanya pun tinggi..memang bagus untuk PC yang punya kinerja berat.seperti game atau desain.tapi menggunakan prosessor ini di PC suhunya akan cepat naik agar suhu stabil kita harus beri extra Fun tambahan .untuk produsen sebenarnya produk AMD bagus murah banyak yang pakai. ( www.PintuNet.com )
Processor AMD-duron Kurang Bagus Untuk Game
kalau Processor Intel, ini akan lebih anggun dan lebih bagus serta akan tahan lama artinya tidak gampang rusak.
Processor AMD dengan segala kelebihan dan kekurangannya
processor Duron 600 mhz sekitar 2 tahun yang lalu. Pada saat itu, AMD digembar-gemborkan merupakan pesaing utama processor Intel yang memiliki harga yang lebih mahal. AMD juga ditulis berbagai review sebagai yang handal dan cepat. Namun setelah dipakai, ternyata kecepatan yang direview, tidak seperti yang diharapkan. Apalagi ditambah dengan sering terjadinya computer hang, yang solusinya hanya melakukan restart system.. Kekecewaan bertambah karena processor AMD Duron tersebut tidak laku dijual bekas di pasaran, apalagi katanya banyak orang yang tidak menginginkan produk tersebut saat ini.
AMD Stabil
sebenarnya yang jadi penyebab utama AMD tidak stabil bukan processornya, akan tetapi motherboard, pake Processor Intel Juga kalau motherboardnya jelek ya tetap aja hang. Sebagai tip kalau membeli motherboard, belilah motherboard berchipset yang sama dengan Processornya, apakah itu ??. Ya kalau AMD pakai chipset AMD 751 untuk yang SDRAM atau chipset 761 untuk yang DDR-SDRAM, kalau untuk INTEL pake chipset INTEL.

disarankan kalau masih ada AMD buat apa cari yang lebih mahal, so jangan salahin Procesornya ya, salahin aja chipset Motherboardnya.
Processor AMD Athlon 64 3000

Amd Athlon 64 3000+ yang harganya pada waktu itu sekitar Rp1.200.000,-
prosesornya yang mudah untuk di Overclok. pernah melakukan overclock terhadap prosesor ini tapi error atau tidak bisa, dan setelah dicari ternyata perangkat lainya yang tidak mendukung seperti ram dan sebagainya.

Yang lebih disukai lagi pada prosesor ini adalah kehandalanya disoal kompatible grafisnya untuk game yang memiliki grafis yang tinggi. 
Sebenarnya untuk masalah ini tergantung dari VGAnya juga tapi prosesor juga tetap mengambil peran. Satu kekurangan dari prosesor ini yaitu cepat panas, tapi hebatnya kalau sudah panas akan mati dan me-restart dengan sendirinya.
Kinerja
Peningkatan kinerja lewat teknologi 64 Bit dapat dilihat pada hasil uji Cinebench 2003 dari Maxon Cinema 4D. Dengan Athlon X2, aplikasi 64 Bit ini mencapai kinerja 30% lebih tinggi dibanding aplikasi 32 Bit. Sementara dengan Pentium 4/670 kinerjanya lebih cepat 20%. (CHIP Indonesia)
Processor saingan bebuyutan Intel
AMD yang tak lain kepanjangan dari Advance Micro Device sejak lama menjadi sangan no.1 bagi processor keluaran Intel Corp. AMD mendahului Intel di kelas 64 bit dengan dual core processor dengan meluncurkan Athlon64 X2 prosesor 64-bit.

Prosesor jenis baru ini dibuat berdasar versi sebelumnya Athlon64 baik dari versi Venice maupun San Diego. Dengan menggunakan dua prosesor, AMD makin unjuk gigi dengan image yang tidak bergantung pada kecepatan clock prosesor.
 Dibandingkan dengan processor-processor buatan Intel, Processor buatan AMD mempunyai kelebihan-kelebihan :

1. Harga lebih kompetitif alias lebih murah. AMD bisa menekan cost produksi dan biaya iklan.Harga Processor Intel menjadi lebih mahal karena Iklan Intel yang jor-joran.

2.Dikelas 64-bit, AMD bisa mengungguli Intel dimana Intel masih ketinggalan.

3.AMD tidak menggunakan standar kecepatan tinggi, prosesornya bekerja secara efisien. Sehingga dengan frekwensi yang lebih rendah, prosesor AMD mampu menyamai kecepatan prosesor Intel yang bekerja dengan frekwensi lebih tinggi.

4.Karena mempunya efisiensi tinggi dan bekerja di frekuensi yang lebih rendah Prosesor AMD jadi lebih dingin dibandingkan milik Intel
 Kelemahan AMD dibandingkan dengan Intel hanya dalam 2 hal.
Pertama, kalah benchmark dari Intel untuk aplikasi proses Multimedia (Grafis, Audio, Video dan Animasi)

Kedua, AMD selalu kalah promosi dibandingkan intel. Apalagi ada pameo bahwa Ada Harga Ada Rupa (Ono Rego Ono Rupo) sudah membumi di Indonesia dimana barang yang lebih mahal sering dilihat lebih berkualitas. Padahal pameo itu sebenarnya tidak berlaku bagi AMD yang harganya lebih murah namun soal kecepatan mampu mengungguli Intel .

Dari sisi software, Extended Memory 64 Technique (EM64T) Intel ini sama dengan yang dipakai AMD. Teknologi ini adalah perluasan konsep 32 Bit dengan fungsi-fungsi tambahan sehingga software 32 Bit masih dapat digunakan .
Hemat energi: Untuk PC yang tenang, prosesor harus hemat energi. Pada CPU high-end terbaru, daya panas yang dihasilkan tiap bidang yang setara dengan uang logam Rp 25, sama dengan daya bola lampu 100 Watt! Pendinginan yang dilakukan dengan kipas menjadikan PC bersuara bising.
Mulai Sempron 3000+, AMD menangkalnya dengan mekanisme hemat energi Cool n’ Quiet yang menurunkan clockspeed CPU pada beban rendah. Permukaan prosesor menjadi tetap dingin dan sistem lebih tenang. Mulai seri 6xx, Intel melengkapi CPU-nya dengan mekanisme serupa, Enhanced SpeedStep (ESS). Namun, solusi ini kurang efektif.
Sempron, Prosesor Murah Meriah Cocok untuk Kerja
prosesornya adalah 3000+ dan harganya juga relatif murah, sekitar 550 ribu rupiah. Dibandingkan dengan prosesor Sempron sebelumnya yang menggunakan soket 754, kini Sempron sudah mendukung dual channel memory, SSE3, NX bit, serta yang cukup penting yaitu Cool n Quiet. Dengan Cool n Quiet, kalau prosesor kita tidak sedang dalam kondisi bekerja penuh, sistem dapat secara otomatis menurunkan multiplier prosesor yang berarti juga menurunkan clock speed prosesor.

Dengan turunnya clock prosesor, berarti turun pula suhu yang dihasilkan oleh si prosesor tersebut. Berarti lagi, turun jugalah kecepatan putar kipas pendingin heatsink prosesor, yang berarti juga turunnya tingkat kebisingan. Tetapi tentunya semua bisa terjadi jika motherboard yang digunakan, versi BIOS-nya, serta heatsink fan prosesor mendukung untuk itu.
Kalau digunakan untuk bekerja menjalankan aplikasi office, internet, dan sedikit mengolah gambar dengan photoshop, serta memutar MP3 ataupun DVD, kinerja prosesor ini sudah cukup. (512MB).

Sempron 2800+ AM2 Untuk Budget Rendah

Dengan kecepatan 1800 Mhz atau 1,6giga. Frekuensi yang ditawarkan adalah 200 dengan multiple pengali 8. dan kemampuan hypertransport sampai dengan 1000 mhz.
Pada tahap tes yang dilakukan ternyata prosesor ini memiliki kemampuan tersembunyi. Kemampuan yang ditawarkan adalah suhu yang relatif dingin pada saat bekerja yaitu pada kisaran 35-45 derajat celsius, ini mematahkan opini orang-orang yang mengatakan bahwa AMD merupakan prosesor yang panas. Selain itu kemampuan overclokingnya sangat baik dimana performance maksimal yang didapatkan adalah frekuensi 375, sama dengan kemampuan prosesor tercanggih saat ini yaitu Intel core to duo. Tes yang dilakukan adalah Game, aplikasi grafis, ofice dan multi media tes. Semuanya berhasil dilewati dengan mulus, baik kondisi standart ataupun overcloking.
Jadi kesimpulan yang didapatkan adalah bahwa untuk prosesor low end hendaknya menggunakan prosesor sempron 2800 AM2 daripada Intel celeron.
AMD Sempron dibandinkan Intel Pentum IV, lebih handal, lebih cepat, tidak cepat panas, dan so pasti lebih murah.
AMD Sempron 2800 Soket A (462) Lebih Bagus Dibanding Penting 4 2.8 Ghz
Prosesor AMD Sempron 2800 Soket A (462). Spesifikasinya adalah Mobo Matsonic 8177C, Harddisk Maxtor 40 GB ATA, GeForce 4000 MX 64 MB, memori Twinmos 256 MB, Casing Simbadda SIM-Q.

menggunakan Microsoft Windows XP SP2 ternyata berlari kencang. Main game Need for Speed Underground santai saja. Padahal komputer-komputer yang menggunakan Intel Pentium 4 2,8 GHz (soket 478). Komputer selalu aktif sepanjang malam dipakai untuk memutar musik sampai pagi. Tetapi tidak pernah bermasalah. tidak pernah mengganti peripheral apapun selama 3 tahun, kecuali CD-RWnya.

Waktu itu harga prosesor AMD Sempron 2800 soket A Rp. 750.000,00. Saya tidak merasa rugi sedikit pun, hanya saja dari brand image memang masih kalah dibanding Intel meskipun mereka bersaing ketat di pasar prosesor.
(prosesor intel Pentium IV 2,4 GHz yang waktu itu harganya sekitar 1,25 juta.)

Berdasarkan hasil penelusuran di berbagai sumber di internet, beberapa parameter yang dimenangkan oleh AMD dalam perang nya melawan Intel adalah:
  1. Teknology yang berkembang dengan arsitektur yang tetap coba bandingkan dengan Intel yang mengembangkan teknology nya dengan membunuh arsitektur-arsitektur sebelumnya. Mungkin itu juga masuk kedalam strategi bisnis nya Intel dimana perubahan berarti end user harus mengganti PC mereka dan membeli yang baru. Tapi akhirnya konsumen berpikir enough!!!! dengan solusi AMD yang upgradable dan overclockable maka tewaslah strategi bisnis berpindah-pindah arsitektur nya Intel.
  2. Inovasi tiada henti dan menjadi yang pertama. Sementara Intel bernafsu banget untuk meningkatkan kecepatan processor nya dengan selalu meningkatkan nilai Hz dari processor keluaran nya, AMD justru bersabar dengan prinsif frequensi bukan segalanya, berikan client sesuatu yang baru yang akan terasa perbedaan nya jangan berikan sesuatu yang tidak terasa tetapi dengan harga yang mahal. Intel masih berkutat dengan frequensi, AMD sudah menggebrak dengan teknologi 64 bit untuk komputer rumahan. Intel masih tetap berkutat dengan frequensi AMD menyerbu dengan teknology multi core. Dan seperti yang bisa diperkirakan Inovasi AMD menggulung janji palsu nya Intel.
  3. Harga tidak selalu sama dengan kecepatan. Intel yang selalu mengeluarkan jajaran processor terbaru nya dengan harga selangit (mungkin masih ingat Intel EE yang harga processor nya saja bisa beli 3 PC standar) harus berfikir ulang dengan strategi AMD mengeluarkan processor baru dengan harga yang tidak terlalu tinggi dan masih terjangkau oleh pengguna mid end.
  4. Biaya penggunaan yang lebih rendah dengan kualitas kerja yang sama bisa dicapai oleh AMD sehingga konsumen tidak hanya bisa membeli processor berkecepatan tinggi tetapi juga tidak dicekik oleh borosnya penggunaan listrik oleh processor dan belum lagi alat-alat yang lain.
  5. Banyak pilihan untuk mendapatkan best performance. Sementara Intel seolah memaksakan bahwa produk Intel akan berjalan optimal di atas segala sesuatu yang berbau Intel maka AMD dengan gagah berani menantang dengan kami bisa optimal di banyak platform sehingga end user memiliki banyak opsi apakah opsi dompet atau opsi brand.
ISTILAH PENTING
64-Bit: Standar 32 Bit lambat laun akan diganti oleh 64 Bit. CPU baru ini mampu memproses 8 Byte (64 Bit) dalam satu cycle (putaran). Dengan demikian, kalkulasi yang rumit dapat dikerjakan lebih cepat lagi.

Dual-Channel:
 Istilah ini menunjukkan komunikasi antara CPU dan RAM. Dua modul RAM dikontak secara paralel oleh CPU sehingga memungkinkan bandwidth 2 kali lebih besar.
Dual-Core: CPU terdiri dari 2 inti prosesor, sehingga dapat memproses 2 langkah kerja (threads) secara paralel.
Proses produksi: Pengembangan lebih lanjut dari teknologi produksi memungkinkan penempatan transistor yang lebih banyak pada bidang yang sama. Keterangan ukuran seperti 90 nm menunjukkan lebar struktur CPU.
FSB/Systembus: FSB menghubungkan CPU dengan chipset dan komponen lainnya. Pada CPU AMD, systembus berfungsi dengan bandwidth 2 kali FSB, sementara pada Intel 4 kali FSB.

Hyperthreading: Logika kontrol CPU digandakan. Dengan 2 prosesor virtual, 2 buah thread juga dapat diproses secara paralel.
L1-/L2-/L3 Cache: Memori sementara prosesor untuk data, perintah, dan hasil. Biasanya, semakin besar jumlah chache, semakin cepat pula kinerjanya.

Stepping: Berbagai stepping menunjukkan perbaikan-perbaikan kecil dalam teknologi produksi prosesor.
Mekanisme hemat energi: Konsumsi daya dan clockspeed CPU diturunkan. Teknologi AMD disebut Cool n’ Quiet, sedangkan teknologi Intel adalah Enhanced Speed Step (ESS)
Non-Executable-Bit: Pemisahan RAM menjadi bagian data dan bagian program code. Dengan ini, eksekusi code berbahaya dalam bagian data dapat dihindari.

KESIMPULAN

AMD dan Intel berpacu ketat dalam teknologi CPU Dual-Core. Intel menang tipis dengan memperkenalkan model pertama untuk kelas Desktop, beberapa hal lebih cepat dari AMD. Namun dari sisi kinerja, AMD lebih unggul. Athlon X2 menduduki kedua tempat pertama dalam tes CHIP kali ini. Produk unggulan FX-57 mencapai posisi ke 3. Kinerja yang tinggi dengan konsumsi daya yang rendah merupakan platform tepat untuk PC tenang. Selamat AMD! Tampaknya Intel masih harus memperbaiki diri.

Para profesional sebaiknya menggunakan prosesor terbaik Athlon X2 4800+ (No.1). CPU ini tidak hanya gemilang pada rendering 32 bit, tetapi juga pada aplikasi 64 Bit yang mencapai peningkatan kinerja sebanyak 30%.

Untuk PC Game, Athlon 64 FX-57 (No.3) adalah pilihan terbaik: Kinerjanya 35% lebih cepat dibanding Pentium D 840 EE. CPU ini juga mampu memenuhi tuntutan game 3D terbaru.

Harga PC Pribadi yang terutama digunakan untuk selancar, berkirim e-mail, chatting atau memutar MP3 akan jauh lebih murah. Dengan harga sekitar US$270, AMD menawarkan Athlon 64 3500+ (No.17) dan Intel menyediakan Pentium D 820 (No.18). Seri untuk soket lama ini setara dalam kinerja maupun harga. Sayangnya, motherboard yang tersedia tidak mendukung PCI-Express.



sumber : http://ikaputri.wordpress.com/intel-vs-amd/



Tulisan 19 ( Sistem Kontrol Otomatis )

Definisi-definisi
Dalam proses industri, sering dibutuhkan besaran-besaran yang memerlukan kondisi atau persyaratan yang khusus, seperti ketelitian yang tinggi, harga yang konstan untuk selang waktu yang tertentu, nilai yang bervariasi dalam suatu rangkuman tertentu, perbandingan yang tetap antara 2 (dua) variabel, atau suatu besaran sebagai fungsi dari besaran lainnya. Jelas, kesemuanya itu tidak cukup dilakukan hanya dengan pengukuran saja, tetapi juga memerlukan suatu cara pengontrolan agar syarat-syarat tersebut dapat dipenuhi. Karena alasan inilah diperkenalkan suatu konsep pengontrolan yang disebut Sistem Kontrol.
Ada beberapa definisi yang harus dimengerti untuk lebih memahami Sistem Kontrol secara keseluruhan, yaitu: Sistem, Proses, Kontrol dan Sistem Kontrol. Definisi dari beberapa istilah tersebut adalah sebagai berikut:
SISTEM: Sistem adalah kombinasi dari beberapa komponen yang bekerja bersama-sama melakukan sesuatu untuk sasaran tertentu.
PROSES: Proses adalah perubahan yang berurutan dan berlangsung secara kontiniu dan tetap menuju keadaan akhir tertentu.
KONTROL: Kontrol adalah suatu kerja untuk mengawasi, mengendalikan, mengatur dan menguasai sesuatu
SISTEM KONTROL (Control System): Sistem Kontrol adalah proses pengaturan atau pengendalian terhadap satu atau beberapa besaran (variabel atau parameter) sehingga berada pada suatu  harga atau range tertentu. Contoh variabel atau parameter fisik, adalah: tekanan (pressure), aliran (flow), suhu (temperature), ketinggian (level), pH, kepadatan (viscosity), kecepatan (velocity), dan lain-lain.


Prinsip Sistem Kontrol
Sebuah contoh Sistem Kontrol akan diceritakan di bawah ini. Seorang operator sedang menjaga ketinggian (level) suatu tangki yang akan digunakan untuk sebuah proses kimia. Jika, ketinggian tangki kurang dari yang semestinya, operator akan lebih membuka keran masukan (valve), dan sebaliknya, jika ketinggian melebihi dari yang semestinya, operator akan mengurangi bukaan keran (valve), dan seterusnya.  


        Dari kejadian ini, dapat dinyatakan bahwa sebenarnya yang terjadi adalah pengukuran terhadap tinggi cairan di dalam tangki, kemudian membandingkannya terhadap harga tertentu dari tinggi cairan yang dikehendaki, lalu melakukan koreksi yakni dengan mengatur bukaan keran masukan cairan ke dalam tangki.
            Dapat disimpulkan bahwa sebuah sistem kontrol, melakukan urutan kerja sebagai berikut:
1.             Pengukuran (Measuring)
2.             Perbandingan (Comparison)
3.             Perbaikan (Correction)
            Sistem tersebut dapat berjalan baik, jika dianggap sistem bekerja secara ideal dan sederhana. Namun, masalah akan timbul jika diteliti lebih lanjut, seperti:
a.             Keadaan proses yang lebih kompleks dan sulit
b.             Pengukuran yang lebih akurat dan presisi
c.             Jarak proses yang tidak mudah dijangkau
maka diperlukan modifikasi terhadap sistem tersebut. Dalam hal seperti inilah diperlukan sebuah Sistem Kontrol Otomatik.   
Terdapat beberapa manfaat pada penggunaan Sistem Kontrol Otomatik pada sebuah proses, yaitu:
          Kelancaran Proses
          Keamanan
          Ekonomis
          Kualitas
Klasifikasi Sistem Kontrol
Secara umum, sistem kontrol dapat diklasifikasikan sebagai berikut:
a.            Sistem Kontrol Manual dan Otomatik
b.            Sistem Lingkar Terbuka (Open Loop) dan Lingkar Tertutup (Closed Loop)
c.            Sistem Kontrol Kontiniu dan Diskrit
d.            Menurut sumber penggerak: Elektrik, Mekanik, Pneumatik, dan Hidraulik
Penjelasan singkat dari jenis-jenis sistem kontrol diatas akan dibahas berikut ini.
            Sistem Kontrol Manual adalah pengontrolan yang dilakukan oleh manusia yang bertindak sebagai operator, seperti tampak pada Gambar 1.2. Sedangkan Sistem Kontrol Otomatik adalah pengontrolan yang dilakukan oleh peralatan yang bekerja secara otomatis dan operasinya dibawah pengawasan manusia, sebagaimana terlihat pada Gambar 1.3. Sistem Kontrol Manual banyak ditemukan dalam kehidupan sehari-hari seperti pada pengaturan suara radio, televissi, cahaya layer televise, pengaturan aliran air melalui keran, pengendalian kecepatan kendaraan, dan lain-lain. Sedangkan Sistem Kontrol Otomatik banyak ditemui dalam proses industri (baik industri proses kimia dan proses otomotif), pengendalian pesawat, pembangkit tenaga listrik dan lain-lain.
            Sistem Kontrol Lingkar Terbuka (Open Loop) adalah sistem pengontrolan di mana besaran keluaran tidak memberikan efek terhadap besaran masukan, sehingga variable yang dikontrol tidak dapat dibandingkan terhadap harga yang diinginkan. Sedangkan Sistem Kontrol Lingkar Tertutup (Closed Loop) adalah sistem pengontrolan dimana besaran keluaran memberikan efek terhadap besaran masukan, sehingga besaran yang dikontrol dapat dibandingkan terhadap harga yang diinginkan. Selanjutnya, perbedaan harga yang terjadi antara besaran yang dikontrol dengan harga yang diinginkan digunakan sebagai koreksi yang merupakan sasaran pengontrolan.
Open Loop Control System memiliki karakteristik sebagai berikut:
a.             Tidak terdapat proses pengukuran
b.             Variabel yang dikontrol tidak mempengaruhi aksi pengontrolan
c.             Banyak didasari oleh waktu atau urutan proses
d.             Kurang akurat, lebih stabil, murah
Sedangkan Closed Loop Control System mempunyai karakteristik sebagai berikut:
a.             Terdapat proses pengukuran
b.             Variabel yang dikontrol mempengaruhi aksi pengontrolan (feed back)
c.             Lebih akurat, dapat terjadi ketidakstabilan
d.             Mahal

Sementara itu, Sistem Kontrol Kontiniu adalah sistem yang memanfaatkan pengendali (controller) berbasis nilai kontinu, seperti: Proportional (P), Integrator (I), dan Differensiator (D), atau kombinasi dari ketiganya (PI, PD, atau PID). Sedangkan Sistem Kontrol Diskrit adalah sistem yang menggunakan pengontrol (controller) dengan nilai diskrit, seperti pengendali ON-OFF atau pengendali posisi ganda (switch selector).

Karakteristik Sistem Kontrol Otomatis
            Beberapa karakteristik penting dari Sistem Kontrol Otomatik adalah sebagai berikut:
a.         Sistem Kontrol Otomatik merupakan sistem dinamik yang dapat berbentuk linear maupun non-linear
b.         Bersifat menerima informasi, memprosesnya, mengolahnya dan kemudian mengembangkannya
c.         Komponen atau unit yang membentuk sistem kontrol ini akan saling mempengaruhi
d.       Bersifat mengembalikan sinyal ke bagian masukan (feedback) dan ini digunakan untuk memperbaiki sifat sistem
e.  Karena adanya pengembalian sinyal ini, maka pada sistem kontrol otomatik selalu terjadi masalah stabilitas.

Aplikasi Sistem Kontrol
            Pemakaian Sistem Kontrol Otomatik banyak ditemui dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam pemakaian langsung maupun tidak langsung. Pemakaian dari Sistem Kontrol dapat dikelompokkan sebagai berikut:
1.         Sistem Kontrol Proses: seperti temperatus, aliran, tinggi permukaan cairan, viskositas, dan lain-lain. Misalnya pada industri kimia, makanan, tekstil, pengilangan, dan lain-lain.
2.         Sistem Kontrol Energi: seperti pada pengendalian pembangkit tenaga listrik dan pendistribusian tenaga.
3.         Sistem Kontrol Numerik: seperti pengontrolan operasi yang membutuhkan ketelitian tinggi dalam proses yang berulang-ulang. Misalnya pada proses pengeboran, pembuatan lubang, pengelasan dan kerja-kerja otomotif.
4.         Sistem Kontrol Transportasi: seperti elevator, escalator, pesawat terbang, kereta api, conveyor, dan lain-lain.
5.         Sistem Kontrol Servomekanis: sistem yang berhubungan dengan posisi, kecepatan dan pergerakan.
6.         Bidang non teknis: seperti sistem ekonomi, sistem sosial dan sistem biologi.

Alat Bantu untuk Mempelajari Sistem Kontrol
           Saat ini telah banyak berkembang perangkat-perangkat lunak yang digunakan untuk lebih mempermudah proses pembelajaran Sistem Kontrol. Perangkat-perangkat tersebut ada yang sudah menjadi perangkat lunak aplikasi, sehingga pengguna hanya perlu memasukkan simbol-simbol tertentu untuk dirangkai menjadi sebuah sistem kontrol, seperti SIMULINK dan lain-lain.